Condemn Israel!!!!!

Monday, March 14, 2011

Islamic Story 22: Don't Give Up

One day a young lady was driving along with her father. They came upon a storm and the young lady asked her father, "What should I do?"

Father said, "Keep driving." Cars began to pull over to the side, the storm was getting worse.

"What should I do?" The young lady asked?

"Keep driving," her father replied.

On up a few feet, she noticed that eighteen wheelers were also pulling over. She told her father, "I must pull over, I can barely see ahead. It is terrible and everyone is pulling over!"

Her father told her, "Don't give up, just keep driving!"

Now the storm was terrible, but she never stopped driving and soon she could see a little more clearly. After a couple of miles she was again on dry land and the sun came out.

Her father said, "Now you can pull over and get out."

Young Lady said, "But why now?"

Father said, "When you get out, look back at all the people that gave up and are still in the storm, because you never gave up your storm is now over."

This is a testimony for anyone who is going through "hard times." Just because everyone else, even the strongest, gives up. You don't have to ... if you keep going, soon your storm will be over and the Sun will shine upon your face again.

Imam Ali (as): "The endure does not miss success although it may take a long time."

Friday, February 4, 2011

Islamic Story 21:Parable of the Pencil

The Pencil Maker took the Pencil aside, just before putting it into the box.

"There are five things you need to know," the Pencil Maker told the Pencil, "Before I send you out into the World. Always remember them and never forget, and you will become the best Pencil you can be."

1. "You will be able to do many great things, but only if you allow yourself to be held in someone's hand."

2. "You will experience a painful sharpening from time to time, but you will need it to become a better Pencil."

3. "You will be able to correct any mistakes you might make."

4. "The most important part of you will always be what's inside."

5. "On every surface you are used on, you must leave your mark. No matter what the condition, you must continue to write."

The Pencil understood and promised to remember, and went into the box with purpose in its heart.

Now replacing the place of the Pencil with you. Always remember them and never forget, and you will become the best person you can be.

1. "You will be able to do many great things, but only if you allow yourself to be held in Allah's (SWT) hand. And allow other human beings to access you for the many gifts you possess."

2. "You will experience a painful sharpening from time to time, by going through various problems in life, but you will need it to become a stronger person."

3. "You will be able to correct any mistakes you might make."

4. "The most important part of you will always be what's on the inside."

5. "On every surface you walk through, you must leave your mark. No matter what the situation, you must continue to do your duties."

Moral: Allow this parable on the Pencil to encourage you to know that you are a special person and only you can fulfill the purpose to which you were born to accomplish.

Never allow yourself to get discouraged and think that your life is insignificant and cannot make a change.

Friday, January 14, 2011

Ikan Bilis, Ikan Jerung

Si bungsu sering bertanya,"Mama, ikan jerung boleh dimakan tak? Saya akan tanya dia balik, boleh habis kah makan sorang-sorang?". Si kakak pantas menjawab,"Mana boleh...tak sedap pun". Si bungsu berseloroh,"Jadi gemuk...macam giant kan Mama...hehehe..."

Dalam dunia jenayah, saya lebih suka membahasakan penjenayah kecil dengan sebutan ikan bilis, sementalah penjenayah besar dengan sebutan ikan jerung. Sekedar analogi untuk memudahkan kita memahami betapa hitam dan licinnya dunia itu.

Tanyalah pada sesiapa sahaja, tentu tak ada yang sukakan jenayah, baik sebagai pelaku mahupun objeknya. Kerana itu setiap jenayah tak kira ringan atau berat sudah semestinya diadili dengan seadil-adilnya.

Dulu perbuatan jenayah sangat "ringan", setakat mencuri ayam atau kambing untuk dibakar sambil melepak di depan unggun api ketika hujung minggu. Orang kata...biasalah anak muda, baru nak kenal dunia.

Tapi kini jenayah yang ringan berkembang menjadi sesuatu yang menakutkan, bukan setakat di dunia kasat mata tapi juga melalui dunia magis ala perbomohan dan dunia maya seperti penipuan via internet.

Sistem perundangan dan peradilan di negara ini boleh dikatakan lengkap meski ada kalanya masih ada juga penjenayah yang boleh "cuci tangan" dengan taktik kotornya. Kerana itu sistem hukum sedia ada sudah sepatutnya digubal dengan lebih terperinci sehingga bukan hanya ikan-ikan bilis yang akan terima padah tetapi juga "the untouchable/the invisible" alias ikan-ikan jerung juga boleh masuk dalam perangkap hukum dan keadilan.

Ikan bilis patut menerima hukuman agar tidak timbul kecemburuan antara sesama ikan bilis kerana ada ikan bilis yang bebas lepas, ada pula yang terjerat oleh perundang-undangan. Selain itu menghukum ikan-ikan bilis akan menjadi satu faktor pengajaran bagi para ikan bilis lainnya agar serik dan tidak mempunyai peluang untuk menjadi ikan jerung. (Meski dalam dunia sains, memanglah belum dijumpai lagi ikan bilis yang bersaiz ikan jerung atau ikan bilis yang bertransformasi menjadi ikan jerung...hehehehe.....)

Menghukum ikan jerung pula sangat bererti kerana dengan demikian tidak timbul kecelaruan mengapa hanya ikan bilis terima padah sedangkan ikan jerung tidak sehingga akan menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat dengan sistem perundangan dan peradilan sedia ada. Selain itu menghukum ikan jerung akan menutup peluang untuk para ikan jerung memobilisasi ikan bilis ala mafia dan berkolaborasi antara sesama ikan jerung yang tentunya akan lebih membahayakan stabiliti negara. Ambil contoh, Mexico dan Brazil...tak habis-habis dengan perang antara geng pengedar dadah, sehingga pihak polis mereka pun rasa nak "give up".

Apapun, saya yakin dengan kerjasama berbagai pihak,kita akan mampu mewujudkan dunia yang bersih dari jenayah. Mari sama-sama kita perangi jenayah.Wallahu'alam.

Friday, January 7, 2011

Cermin

Sebelum tahun 2010 melabuhkan tirainya, macam-macam cerita. Mulai dari "susah payah" nak dapatkan bantuan bencana banjir hingga persiapan untuk persekolahan anak-anak di tahun 2011.

Cakap bab banjir, seumur hidup saya, baru kali itulah saya rasakan "seksanya" bersesak sesak dengan ribuan orang di dewan sivik Arau untuk menerima bantuan banjir dari kerajaan sebanyak RM 500 yang diserahkan melalui ADUN Tambun Tulang yang juga bekas MB PERLIS. Alahai, nama pun wang, siapa pun sukakannya.Di tengah panas cuaca membahang, penduduk yang beratur sejak pukul 2 petang seakan tak mampu lagi menahan luahan emosi dek kerana birokrasi yang serba kacau dan tak teratur. Sehinggakan ada yang pengsan, ada pula budak-budak kecil menangis kerana lama terhimpit kanan kiri depan belakang bahkan ramai pula yang menjerit-jerit penuh emosi hendak gunakan kekerasan kononnya.

Paling menyedihkan, setelah berasak-asak sedemikian rupa untuk mendapatkan kupon dan memberikan cap ibu jari, hanya sekitar 1300 orang yang namanya tersenarai untuk mendapatkan bantuan hari itu. Sementara lebih 400 orang lagi, entah dimana silapnya, tiada nama dalam senarai. Apalagi, ramai yang merungut.Nasib baik, janji ADUN Tambun Tulang untuk menyelesaikan perkara itu sebelum tahun baru 2011, dipercayai ramai, kalau tidak tentu lebih kecoh suasana dalam dewan itu jadinya.

Bab persekolahan pula, macam-macam kerenah dan keperluan budak yang baru nak memulakan sesi persekolahan. Maka tak hairanlah, kedai-kedai baju dan buku penuh sesak dengan pembeli. Alhamdulillah, ananda sulung kami memulakan sesi persekolahannya dengan baik meski kalaulah boleh sedikit complain, rasanya tak patut betul budak-budak sekolah sekarang bawa buku terlalu banyak, tebal pula tu. Risau patah pinggang mereka atau terjatuh dari tangga kerana membawa beg yang terlalu berat. Na'udzubillah.

Cabaran dunia pendidikan kini semakin berat. Ibu bapa kena beri lebih tumpuan pada anak-anak. Komunikasi yang baik dengan guru-guru di sekolah dan ibu bapa murid lain perlu juga dijalin.

Apapun perkara yang berlaku pada tahun-tahun sebelum ini, mungkin boleh menjadi cermin untuk menilai segala silap salah dan kekurangan sebelum ini...... dan menjadikannya sebagai acuan yang "jujur" untuk melangkah lebih baik di tahun-tahun mendatang. Wallahu'alam.

Sunday, January 2, 2011

Islamic Story 20: Trouble Tree

I hired a plumber to help me restore an old farmhouse, and after he had just finished a rough first day on the job, a flat tire made him lose an hour of work and his electric drill quit, his ancient one ton truck refused to start. As I drove him home, he sat in stony silence.

On arriving he invited me in to meet his family. As we walked toward the front door, he paused briefly at a small tree, touching the tips of the branches with both hands. Upon opening the door he had undergone an amazing transformation. His tanned face was wreathed in smiles and he hugged his two small children and gave his wife a kiss.

Afterward he walked me to the car. We passed the tree and my curiosity got the better of me. I asked him about what I had seen him do at the little tree.

"Oh, that's my trouble tree," he replied. "I know I can't help having troubles on the job, but one thing's for sure, those troubles don't belong in the house with my wife and the children. So I just hang them up on the tree every night when I come home and ask Allah (SWT) to take care of them. Then in the morning I pick them up again."

"Funny thing is," he smiled, "when I come out in the morning to pick them up, there aren't nearly as many as I remember hanging up the night before."

Moral of the Story: Always be firm in our belief/Iman, have full trust in Allah (SWT). Whatever He sends our way is always for our good, and that He will also show us a solution for He wants us to turn to Him for help.

Tuesday, December 14, 2010

Wikileaks dan kacau bilaunya dunia

Pendedahan maklumat rahsia oleh Wikileaks yang diasaskan oleh Julian Assagne benar-benar telah menarik perhatian dunia. Terlepas dari sama ada maklumat tersebut benar atau tidak dan terlepas pula dari sama ada kita berada pada pihak yang pro dan kontra dengan tindakan beliau, ada baiknya kita melihatnya dari 2 sudut positif dan negatif.

Dalam sudut pandang positif, Wikileaks mendedahkan banyak maklumat yang bukan sahaja telah pun menjadi jawaban atas tanda tanya besar bagi ramai pihak tapi juga mendedahkan bagaimana pandangan sesetengah pihak/negara terhadap pihak/negara lain. Dengan itu paling tidak negara berkenaan mengetahui pandangan pihak "luar" yang "lebih jujur" terhadapnya dan bagaimana ianya boleh menjadi platform yang baik untuk memperbaiki hubungan diplomatik dengan negara-negara berkenaan.

Akan tetapi dalam sudut pandang negatif, pendedahan maklumat rahsia sedemikian mungkin akan mempengaruhi proses peradilan terhadap jenayah tertentu, membantutkan proses penyiasatan perkara tertentu sehingga mungkin akan mempengaruhi hasil akhirnya.Akan banyak pihak yang mungkin mahukan campur tangan terhadap kes-kes tertentu dan boleh jadi pula akan menimbulkan pandangan negatif atau rasa "tidak percaya" ataupun membangkitkan rasa "permusuhan" antara sesetengah negara/pihak berkenaan.

Terlepas dari semua itu, satu perkara yang boleh difahami adalah..."Inilah Dunia"......ada banyak perkara yang perlu difikirkan, banyak agenda yang perlu dilaksanakan dan semua itu pada akhirnya akan terpulang pada tiap negara/pihak terbabit bagaimana untuk menyikapinya. Sama ada Wikileaks telah menumbuhkan kesedaran betapa lemahnya "sistem dalaman" sesebuah negara/pihak tertentu sehingga begitu mudah dicerobohi ataupun kesedaran bahwa percaturan politik dan diplomatik didunia ini begitu rumit,sila anda tentukan sendiri. Wallahu'alam.

Saturday, December 4, 2010

Narcolepsy :" Unseen" Disease

Narcolepsy is a chronic disease of the central nervous system which is typically characterized by the following symptoms with varying degrees of frequencies include:
- excessive daytime sleepiness
- cataplexy (loss of muscle tone)
- hypnagogic hallucinations (distorted perceptions)
- sleep paralysis (inability to move or talk)
- disturbed nocturnal sleep
- automatic behavior ((patients carry out certain actions without conscious awareness)
- other complaints such as blurred vision, double vision, or droopy eyelids

Narcolepsy usually begins in teenagers or young adults and affects both sexes equally. The first symptom to appear is excessive daytime sleepiness, which may remain unrecognized for a long time in that it develops gradually over time. The other symptoms can follow excessive daytime sleepiness by months or years.

Advances have been made in the last few years in determining the cause of narcolepsy. The newest discovery has been the finding of abnormalities in the structure and function of a particular group of nerve cells, called hypocretin neurons, in the brains of patients with narcolepsy. These cells are located in a part of the brain called the hypothalamus and they normally secrete neurotransmitter substances (chemicals released by nerve cells to transmit messages to other cells) called hypocretins. Abnormalities in the hypocretin system may be responsible for the daytime sleepiness and abnormal REM sleep found in narcolepsy.

The diagnosis of narcolepsy is based on a clinical evaluation, specific questionnaires, sleep logs or diaries, and the results of sleep laboratory tests.

The treatment of narcolepsy includes drug and behavioral therapies.
The types, number, and severity of the symptoms determine which drugs are used to treat the narcolepsy.
•Severe daytime sleepiness may require treatment with high doses of stimulant medication, and sometimes a combination of stimulants may be needed.
•Rare or infrequent cataplexy and other associated symptoms may not require any drug treatment, or treatment on an "as needed" regimen may be adequate.
•Insomnia and depression may also require treatment.
•Therapy should be catered to the individual needs of the patient. For example, improved alertness may be critical throughout the day for most students and working adults, but may be critical only at certain times of the day (for example, driving times) for other people.

Non-drug treatments include education of the patient and family members and modification of behavior patterns. Understanding the symptoms of narcolepsy may help relieve some of the frustrations, fears, anger, depression, and resentment of patients and family members. Emotional reactions are responses to both the unusual nature of the symptoms and society's ignorance of this disease.