Condemn Israel!!!!!

Wednesday, September 15, 2010

Marahkan nyamuk, Kelambu dibakar

Ura-ura pembakaran Al Quran yang akan dilakukan oleh Paderi Terry Jones (Florida) bersama kumpulannya sempena memperingati tragedi 11 September, benar-benar telah membangkitkan kemarahan Umat Islam. Meski kemudian tindakan biadab itu tidak jadi dilakukan oleh si empunya idea, ternyata dalam diam, ada pula pihak lain yang telah melakukannya. Kononnya mereka bebas untuk membangkar "buku" yang bukan menjadi rujukan dalam agama mereka dan kononnya pula undang-undang dalam USA "membolehkan" tindakan tersebut sebagai satu hak pribadi ala HAM (Hak aAsasi Manusia).

Entah apa yang bermain dalam minda mereka sehingga begitu besar kebencian mereka kepada Islam dan Muslim. Tapi sebagai muslim rasanya tak salah kalu kita juga menilai kembali diri sendiri. Islam terlanjur dikenal sebagai agama para teroris. Islam dikenal sebagai agama yang sanggup menggunakan cara-cara kekerasan untuk mencapai matlamat. Salah siapakah ini? Siapa lagi kalau bukan ...orang-orang yang bertopengkan agama Islam lalu melakukan tindakan anarkis, kekejaman dan sejenisnya bukan hanya kepada non muslim tetapi juga sesama muslim kononnya untuk menegakkan hukum Islam.

Alahai, kalau ya pun nak menegakkan negara, khilafah atau apapun namanya, ada cara-cara yang lebih baik dan mulia berdasarkan Al Quran, As Sunnah dan bimbingan para ahlul bait tentunya.Kalaulah memang Islam itu agama yang kejam, tentu takkan ada lagi non muslim yang tertarik hatinya untuk memeluk Islam. Kesalahan itu bukan pada agama Islam tetapi pada umatnya,orangnya,penganutnya....yang telah tersalah menginterprestasikan makna Islam sebenar.

Jadi diakui atau tidak, orang-orang seperti Paderi Terry Jones, Bob Old dan Danny Allen adalah mangsa dari ketidaktahuan mengenai hakikat agama Islam.

Adalah wajib bagi kita sebagai muslim untuk membela kesucian Al Quran namun dalam masa yang sama, kita juga hendaknya kembali bermuhasabah diri sejauh mana nilai-nilai Islam sebenar telah kita jalankan dalam hidup ini. Jangan sampai "kebodohan" kita dalam memahami Islam menyebabkan orang lain , khasnya non muslim meemandang serong kepada Dienul Islam. Wallahu'alam.

No comments: